Sunday, May 12, 2019

Pertanyaan Seputar 'Kuliah di Jurusan Kimia Murni, Why Not?'

Selamat pagiiiiii! Gak nyangka aku udah hiatus dari blog selama beberapa bulan (hmm ‘hiatus’ bahasanya). Beberapa bulan ini emang aku agak sok sibuk di dunia nyata, do’ain aja yaa semoga berkah urusannya, aamiin. Tahun 2019 udah masuk bulan kelima tapi postingan pertama aja baru pagi ini dipublish hahaha. Meskipun libur dari dunia blog, aku gak pernah libur dari pertanyaan-pertanyaan seputar jurusan kimia (^)
Sejak aku publish postingan berjudul ‘Kuliah di Jurusan Kimia Murni, Why Not?’ tahun 2017 lalu, dalam jangka waktu tertentu pasti ada dedek-dedek gemes yang chat aku via LINE. Iya emang, aku emang sengaja kasih ID LINE aku di kolom komentar supaya kalo aku ga buka blog, kalian bisa nanya via LINE. Walaupun LINE juga jarang dibuka sih hehehehe. Buat yang nanya nomor Whatsapp aku dan gak aku kasih, maaf banget yaaa, Whatsapp itu udah penuh sama grup-grup yang kadang bikin kesel juga karena berisik *eh. Sebisa mungkin aku bales kok chat kalian walaupun lama.


BELAJAR KROMATOGRAFI KOLOM CEPAT Part 2

Setelah terlupakan hampir dua tahun, aku mulai berurusan lagi dengan metode pemurnian kromatografi kolom. Dulu aku sempet nulis di blog ini sekilas tentang kromatografi kolom. Niatnya ngejelasin tentang kromatografi kolom cepat, tapi belom kelar udah mager nulisnya. Buat flashback, sila klik link di sini.

Wednesday, October 3, 2018

SUKA DUKA PEJUANG KRL JABODETABEK

Setelah kurang lebih satu semester hidup di Depok, aku mulai terbiasa dengan kebiasaan orang-orang yang ada di sini. Macet di mana-mana, kalo berangkat kuliah harus lebih pagi biar ga telat, maklum aku kan pejuang pintu perlintasan KRL hahahaha. Kalo pas kereta ga lewat, berangkat ke kampus bisa tuh 10 menit, tapi kalo keretanya lagi banyak, yang tadinya 10 menit bisa jadi 30 menit nyampe ke kampus. Padahal dulu kalo ke kampus, dengan jarak yang sama, aku bisa berangkat lima menit sebelum jam masuk. Wah tapi jangan dicontoh ya, berangkat ke kampus emang harusnya pagi sih biar kalo ada apa-apa tetep bisa dateng tepat waktu. Selain macet, aku juga jadi terbiasa dengan yang namanya naik KRL. Moda transportasi ini termasuk moda transportasi favorit warga jabodetabek gais.

Selain Pejuang KRL, ada juga Pejuang Pintu Perlintasan KRL lho hahahaha

Monday, October 1, 2018

SINTESIS ASAM SALISILAT (Pendekatan Diskoneksi)

Bagi kalian mahasiswa jurusan kimia murni yang sudah belajar kimia organik, baik kimia organik 1, 2, bahkan 3, tahap selanjutnya adalah kalian harus memahami bagaimana suatu senyawa organik itu dibuat atau disintesis. Oleh karena itu biasanya di semester selanjutnya akan ada mata kuliah “Sintesis Organik” atau di beberapa universitas diberi nama “Sintesis Kimia Organik”. Umumnya, hampir semua kampus mewajibkan mata kuliah ini, tapi ada beberapa kampus yang tidak mewajibkan mata kuliah ini. Jadi di beberapa universitas tersebut, mata kuliah Sintesis Kimia Organik hanya diwajibkan untuk mahasiswa dengan peminatan kimia organik.
Metode belajar yang paling sering digunakan adalah pendekatan diskoneksi. Apa itu pendekatan diskoneksi? Pendekatan diskoneksi adalah pemutusan ikatan secara imaginer yang digunakan untuk memahami bagaimana suatu senyawa dihasilkan dari bahan awalnya. Jadi dalam mempelajari sintesis kimia organik, kita diajari untuk mendesain suatu senyawa. Biasanya kita hanya diberi tau bagaimana struktur senyawa targetnya, lalu kita ditugaskan untuk mendesain kira-kira senyawa tersebut disintesis dari senyawa apa, dan bagaimana jalurnya.