Saturday, September 17, 2016

Dilan vs Ari, Pidi Baiq vs Esti Kinasih (?)


Aku gak pernah menyangka bahwa dengan bodohnya aku telah menyia-nyiakan novel ter-hits masa kini. Dua tahun lalu, waktu aku mampir toko buku buat cari kado temen, aku gak sengaja baca sinopsis novel berjudul Dilan. Motivasi terhina sepanjang masa kala itu adalah aku yakin novel Dilan akan mengingatkanku pada kenangan masa SMA, yang, hmm jujur sampai detik ini aku mengetik tulisan, adalah masa terindah yang pernah kualami. Jangan baper, masa kuliah juga indah, tapi beda feel-nya, Sayangnya, setelah aku tersenyum manis pada kasir toko buku dan mengucapkan terima kasih, aku tak pernah sempat bahkan hanya sekedar membuka segel plastik novel itu. Sombong sekali aku hahaha
Dua tahun berlalu, entah gimana awalnya maafin ya, aku ga berniatan untuk mengingatnya lagi, mulai banyak yang membicarakan novel itu. Banyak yang share info workshop dengan Pidi Baiq –Penulis-novel-Dilan-, yang menuliskan resensi novel itu di blog pribadi apalagi, aku salah satunya –yang-ikut-ikutan-nulis-tapigaje. Ga cuma di dunia maya, di dunia nyata pun banyak temen-temen yang heboh kalo lagi bahas novel yang judulnya Dilan ini.

Saturday, September 10, 2016

Behind the Scene #KKNLife (Part 2)

Mungkin ga semua kejiadian pas survey aku ceritain. Ya sekilas-sekilas aja gitu. Aku langsung cerita aja yah, apa yang sudah kami hancurkan di Desa Kaliaman hahaha, apa yang sudah kami lakukan maksudnya. Kita ga ngehancurin apa-apa kok, paling cuma balai desa aja yang rusak….loh?
Jadi ceritanya kita pilih tinggal di rumah kosong samping rumah Bu Um. Waktu survey rumah itu bener-bener kotor, dan serem diliatnya. Aku boleh dibilang ga pengen tinggal di rumah itu, lebih pilih tinggal di depan kandang kambing alias rumah milik pak Darsih. Tapi karena temen-temen lebih condong ke rumah kosong itu, yaudah aku sih ngikut aja. Yaaa emang lebih murah sih, dan gak bikin canggung karena gak harus se-rumah sama anak-anak pak Darsih. Cuma ya itu, kotor dan horror. Aku ga kepikiran tentang hal mistis apapun sih sebenernya, baru ngeliat kotornya aja, rasanya udah jijik. Tapi ternyata setelah dibersihin itu rumah boljugs loh. Rumahnya luas, adem, yaaa enak lah pokoknya.

Posisi tidur hari pertama menentukan posisi 34 hari ke depannya. Aku kebetulan dapet posisi di tengah-tengah Novia sama Hanii. Sebenernya aku cari aman sih, aku gamau di pinggir ataupun di pojok. Dan sampai KKN berakhir pun posisi itu gak berubah sama sekali. Semacam udah jadi singgahsana masing-masing gitu.
Jalan-jalan pertama kali kita adalah keliling Kaliaman dan foto-foto cantik di deket PLTU. Oh iya, belum cerita ya? Tempat KKN ku ini deket PLTU, desa sebelah sih masuknya, yaa gapapa lah diaku-akuin dikit wkwkwk. Aku agak sebel gitu, sepertinya mereka adalah tipe-tipe orang yang males jalan-jalan. Keinginannya ada, tapi no action gitu. Kebetulan aja ini mereka bisa, itupun ga lengkap, Novia lebih pilih mainan HP di posko. Yauds, aku bisa apa…

Seminggu KKN, aku mulai ngerti sifat dan kebiasaan temen-temenku ini. Hamzah yang bobo paling malem bangun paling pagi trus suka sholat di masjid. Basyir yang galaq kalo liat barang-barang berserakan. Arief yang galaqnya masih level satu. Azizah yang selow abiezt. Mayang yang suka bangun pagi dan langsung mandi, jam 5 pagi mandi loh sistaku ini. Hanii yang selalu mandi paling akhir atau kalo engga ya nomor dua terakhir, gentian sama azizah. Novia yang harus selalu catok rambut tiap abis keramas dan kalo rambutnya lagi lepek. Maudy yang masih keliatan seremnya.

Minggu kedua KKN, baru kita mulai ada kegiatan, termasuk jalan-jalan ke pantai. Pantai pertama yang kita kunjungi adalah Pantai Bondo. Waktu KKN kemaren pantai ini hits banget. Mau KKN di manapun, teteplah mainnya ke pantai Bondo. Bagus sih, belum banyak orang tau, ga kaya pantai Bandengan yang udah lumayan kotor.  




Kita juga sempet hunting foto di hutan. Serem banget kalo inget itu. Ceritanya kita pengen foto-foto cantik di hutan, tapi tiba-tiba ada segerombolan akamsi gaje yang tiba dateng dan seolah-olah mengepung kita. Aku jadi bingung ini termasuk mendramatisasi ataukah tidak. Kayanya si engga, abisnya kejadiannya emang gitu sih. Untung mereka cuma berenti ngelilingi kita dengan posisi yang agak jauhan. Sambil bilang “Mas, minta ceweknya satu!” Uhhh, bagian paling menyebalkan dari part ini nih.

Oiya, kegiatan pertama kita di Kaliaman yaitu pelatihan pembuatan serbuk jahe dan sosialisasi perencanaan keuangan. Itu program monodisiplinku sama Hanii. Yaaa bisa dibilang sukses lah, walaupun dibalik kesuksesan itu kita harus marut jahe tengah malem dan manasin jahe pagi-pagi banget.


Di minggu kedua itu kita juga banyak program yang sasarannya anak sekolahan. Geli aja kalo inget mereka manggil kita “KKN! KKN! KKN!” lah dipikir nama kita KKN -_- malemnya kita juga ngelesin anak-anak di posko, awalnya sih mereka dateng tiap hari. Tapi terus kita bikin jadwal Senin, Rabu, Jum’at. Alhamdulillah, di minggu terakhir kita keteteran hahahaha. Maafin kita ya adek-adek –v



Masih inget gimana pegelnya jongkok sambil masukin bibit cabe-cabean lucu ke polybag. Entah sekarang mereka sudah seberapa besar. Pohon pepaya dan serai-nya juga, semoga kalian baik-baik saja.

Tadi aku bilang apa? Ga kepikiran sama hal-hal mistis? Ya emang engga sih, sampai akhirnya si Hamzah update di path dan seisi posko ngomongin updateannya si Hamzah, ditambah pula kesaksian pak inggi tentang hal-hal tak kasat mata itu huwft. Setelah denger cerita dari pak inggi, takut sih sebenernya. Tapi herannya, kok ya aku masih berani-berani aja ke kamar mandi sendirian. Coba deh tanya siapa yang paling penakut di dunia ini, mungkin mamaku bakal teriak paling keras nyebutin nama anak gadis cantiknya ini hmmm…
Aku lupa nih mulai kapan si Arief, Basyir, Hamzah mulai rese dan ngeselin. Kata mereka caraku ngomong “heh” itu nyolot banget. Emang iya sih, udah banyak yang bilang. Tapi baru Basyir yang bilang “Mut, kurang-kurangin deh, nanti kamu ga dapet jodoh”. Iya syir, iya aku akan mengingat pesanmu…
Entah berapa kali mereka iseng sama aku, aku ikhlas kok hahaha lagipula kalo ga gitu ga asik dong.
Banyak kegiatan yang udah kita lalui bersama *eaaaa, walaupun kita gagal ke air terjun, walaupun kita gagal nyeberang ke pulau panjang, ngehits di ocean view, berpetualang sampe benteng portugis, aku tetep sayang kaliaaaan yey! Terimakasih sudah mengajariku banyak hal, menunjukkan isi dunia *halah dari sudut pandang yang berbeda, mengajariku cara bersikap lebih dewasa, mengajari sabar, ngajarin gimana cara besosialisasi di masyarakat. Ga akan lupa riweuh lemburnya kalian buat nyelesaiin bikin plang, gercepnya kalian nolong bapak-bapak yang mobilnya masuk selokan, niat banget bantuin IRMAS ngurusin acara pengajian.
Aku juga ga akan lupain kebaikan pak inggi dan bu inggi, bu um, pak pupuk, bu nurul, ibu-ibu yang jual bakso pentol, pak carik, hahaha cuma sedikit yang bisa kami berikan. Pokoknya aku harus ke sana lagi! Entah kapan…



Sekali lagi, terimakasih…

Friday, September 9, 2016

Behind the Scene #KKNLife (Part 1)

HELAAAAAAAAAW!!!
It’s been a long time since I wrote my last article on May. Many things happened and I think I couldn’t tell it just in a post. For your information, I’ve done well my sixth semester! It means that in the next even semester, I don’t need to get dressed, wake up and take a bath early just to sit in my class listening to my lecturer. Okay, I don’t wanna waste your-very-precious-time so put your ass and set your position in front of your monitor.
Kalo aku bilang “Kuliah Kerja Nyata”, apa yang ada di dalam pikiran kalian? Apa? Ribet? Mendamparkan diri di tempat pelosok? Gaada sinyal? Atau, jalan-jalan? Keluarga baru? Temen-temen baru? Well, jujur yang ada di dalam pikiranku pertama kali adalah jalan-jalan, temen-temen baru, dan tentunya keluarga baru. Aku memang terlalu positive thinking di awal. Gimana engga positive thinking, tiap musim KKN pastiiiiii banyak foto-foto bertanda pagar #kknlife atau alaynya sih #kknlyfe bertebaran di media sosial.

Saturday, May 21, 2016

Menghitung Jumlah Atom Fe dalam 1 Molekul Hemoglobin

·       Diketahui koefisien difusi hemoglobin adalah 6,9 x 10-11 m2s-1. Koefisien sedimentasi adalah 4,6 x 10-13 s. Hitung berat molekul hemoglobin pada 20Oc. Bila terdapat 1 mol besi per 17000 gram hemoglobin, berapa jumlah atom besi dalam tiap molekul hemoglobin (1 J = 1 kg.m2.s-2) bila v = 0,749 cm3/g dan 𝜌 = 0,9982 g/cm3.
Diketahui :
D     = 6,9 x 10-11 m2s-1
S      = 4,6 x 10-13 s
Ditanya :
a.       Berat molekul Hb?
b.      Jumlah atom Fe dalam tiap molekul Hb?